Rumah Bapak Chris dengan Konsep Tropis Modern
Rumah Bapak Chris dengan Konsep Tropis Modern
Arsigriya Arsitek_Arsitek Jogja_Desain Rumah 2 Lantai Modern Tropis_Bapak Chris_1
Arsigriya Arsitek_Arsitek Jogja_Desain Rumah 2 Lantai Modern Tropis_Bapak Chris_2
Arsigriya Arsitek_Arsitek Jogja_Desain Rumah 2 Lantai Modern Tropis_Bapak Chris_3
Arsigriya Arsitek_Arsitek Jogja_Desain Rumah 2 Lantai Modern Tropis_Bapak Chris_4
Arsigriya Arsitek_Arsitek Jogja_Desain Rumah 2 Lantai Modern Tropis_Bapak Chris_5

Rumah Bapak Chris dengan Konsep Tropis Modern

 

Rumah tropis modern adalah sebuah gaya arsitektur yang menggabungkan elemen-elemen arsitektur modern dengan karakteristik gaya arsitektur tropis. Gaya arsitektur ini sering diterapkan di negara-negara beriklim tropis, salah satu contohnya adalah Indonesia.

 

Sedangkan pada kesempatan proyek kami kali ini, kami mempunyai klien yaitu Bapak Chris yang menginginkan membuat rumah dengan konsep tropis modern. Proyek rumah tinggal ini berlokasi di daerah Sleman, D.I. Yogyakarta. Untuk luasan lahannya sendiri, kurang lebih 393 m2, dan rencananya akan dibangun menjadi rumah dua lantai dengan luasan total bangunan menjadi sekitar 304 m2.

 

Adapun kebutuhan ruang pada lantai 1 meliputi, carport, garasi, gudang, area teras, ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, kamar tidur tamu, kamar tidur utama dengan kamar mandi dalam, kamar mandi, dan area taman. Sedangkan pada lantai 2 kebutuhan ruang meliputi, ruang santai, ruang belajar, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, balkon, dan ruang cuci beserta ruang jemurnya.

 

Sedangkan untuk penataan layout ruangan pada rumah tinggal ini mengimplementasikan dengan konsep open plan. Yang dimana ruang keluarga, ruang makan, dan dapur diletakan menjadi satu zona tanpa dinding penyekat, sehingga membuat kesan luas. Sedangkan untuk lantai 2 ada void yang fungsinya tidak hanya dilihat dari segi estetika saja, tetapi digunakan untuk mengatur sirkulasi udara antara lantai 1 dengan lantai 2 tetap terasa sejuk dan tidak panas.

 

Pemilihan material pada fasad bangunan cenderung menggunakan material yang berbahan dasar alami. Contoh pada bagian pagar menggunakan material batu alam andesit, dan untuk area fasad lantai 2 juga didominasi dengan unsur kayu. Selain itu yang membuat fasad rumah ini menjadi ikonik yaitu adanya secondary skin pada area depan kamar tidur yang bisa menambah nilai estetika tersendiri pada rumah ini. Namun tidak hanya estetika saja, secondary skin ini juga berfungsi untuk mengurangi paparan sinar matahari timur sebelum masuk ke dalam ruangan dan berguna juga untuk menjaga privasi dari aktivitas penghuni di dalam kamar.

Mr. Chris’s House with a Modern Tropical Concept

 

Modern tropical house is an architectural style that combines elements of modern architecture with characteristics of tropical architectural style. This architectural style is often applied in tropical countries, one example is Indonesia.

 

Meanwhile, on our project this time, we have a client, Mr. Chris, who wants to build a house with a modern tropical concept. This residential project is located in Sleman, DI Yogyakarta. For the land area itself, it is approximately 393 m2, and the plan is to build a two-story house with a total building area of ​​approximately 304 m2.

 

The space requirements on the 1st floor include, carport, garage, warehouse, terrace area, living room, family room, dining room, kitchen, guest bedroom, master bedroom with en-suite bathroom, bathroom, and garden area. While on the 2nd floor the space requirements include, lounge, study, 2 bedrooms, 1 bathroom, balcony, and laundry room with drying room.

 

Meanwhile, the layout of the room in this house implements an open plan concept. Where the family room, dining room, and kitchen are placed in one zone without dividing walls, thus creating a spacious impression. While for the 2nd floor there is a void whose function is not only seen from an aesthetic point of view, but is used to regulate air circulation between the 1st and 2nd floors to remain cool and not hot.

 

The choice of materials on the building facade tends to use natural materials. For example, the fence uses andesite natural stone material, and the 2nd floor facade area is also dominated by wood elements. In addition, what makes the facade of this house iconic is the secondary skin in the front area of ​​the bedroom which can add its own aesthetic value to this house. However, not only aesthetics, this secondary skin also functions to reduce exposure to eastern sunlight before entering the room and is also useful for maintaining privacy from the activities of the occupants in the room.