Rumah 2 Lantai Bapak Iyan – Majalengka
Rumah 2 Lantai Bapak Iyan – Majalengka
Arsigriya Arsitek_Arsitek Majalengka_Desain Rumah Minimalis_Bapak Iyan_1
Arsigriya Arsitek_Arsitek Majalengka_Desain Rumah Minimalis_Bapak Iyan_3
Arsigriya Arsitek_Arsitek Majalengka_Desain Rumah Minimalis_Bapak Iyan_2
Arsigriya Arsitek_Arsitek Majalengka_Desain Rumah Minimalis_Bapak Iyan_4
Arsigriya Arsitek_Arsitek Majalengka_Desain Rumah Minimalis_Bapak Iyan_5

Rumah Bapak Iyan dengan Gaya Minimalis

Desain Rumah Bapak Iyan ini berlokasi di Majalengka, Jawa Barat. Luas tanah keseluruhan ± 650 m2, sedangkan luas bangunan lantai 1 ± 321 m2 dan luas lantai 2 ± 242 m2. Lantai 1 dibagi menjadi beberapa fungsi ruangan, antara lain: ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, mushola, gudang, garasi dan kamar tidur. Untuk lantai 2, fungsi ruangan antara lain: ruang keluarga, ruang kerja dan kamar tidur. Balkon di lantai 2 didesain lebih luas agar terkesan lega dan bisa untuk santai bersama keluarga. Penataan layout ruangan ini sangat sederhana. Ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan diletakan menjadi satu zona tanpa dinding penyekat, sehingga membuat kesan luas. Sedangkan untuk lantai 2 ada void yang fungsinya tidak hanya dilihat dari segi estetika saja, tetapi digunakan untuk mengatur sirkulasi udara agar suhu yang berada di dalam ruangan tetap terasa sejuk dan tidak panas. Selain itu, terdapat pula ruangan yang difungsikan sebagai ruang keluarga yang berukuran besar. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keleluasan pandangan di dalam rumah. Tetapi untuk ruang pribadi seperti kamar mandi dan kamar tidur masih dipisahkan di dalam ruangan tersendiri.

Rumah ini didesain dengan style rumah minimalis, sesuai permintaan dari klien. Dimana ciri khas bentuk rumah minimalis sangat sederhana, hanya berbentuk simple dan permainan fasad bentuk persegi. Desain rumah Bapak Iyan ini hanya berbentuk persegi dengan penambahan elemen geometris yang tegas pada fasad bangunan. Atap bangunan ini tidak berbentuk segitiga, melainkan atap datar dengan kemiringan ±5˚-10 ˚. Atap menggunakan material spandek dengan struktur besi hollow, alumunium foil, dan roof cover. Material spandek dipilih karena jenis ini memiliki daya tahan terhadap api, tahan gempa, ringan, tahan korosi, tahan rayap dan ramah lingkungan.

Untuk pintu dan jendela menggunakan material kayu. Desain jendela pada rumah ini dominan berukuran besar dan lebar, hal ini dimaksudkan agar udara dan sinar matahari dapat dengan mudah masuk kedalam rumah dan sirkulasi udara didalam rumah bisa lebih baik. Dengan begitu, tingkat kelembaban didalam rumah akan selalu terjaga dan pencahayaan alami juga mampu memberi nilai lebih secara estetika.

Pemilihan warna pada fasad bangunan cenderung warna-warna warm, sesuai dengan keinginan klien. Fasad bangunan dominan bewarna coklat muda atau beige. Pemberian detail pada eksterior bangunan hanya sederhana yaitu garis tegas tanpa dekorasi yang terlihat di bagian balkon. Warna beige pada fasad dominan dari penggunaan material granit. Selain material granit, terdapat pula elemen batu alam berwarna abu-abu pada fasad sehingga menimbulkan kesan kontras dengan material granit.

Mr. Iyan’s House with Minimalist Style

Mr. Iyan’s house design is located in Majalengka, West Java. The total land area is ± 650 m2, while the building area for the 1st floor is ± 321 m2 and the floor area 2 is ± 242 m2. The 1st floor is divided into several room functions, including: living room, family room, dining room, kitchen, prayer room, warehouse, garage and bedroom. For the second floor, the functions of the room include: family room, study and bedroom. The balcony on the 2nd floor is designed to be more spacious so that it feels spacious and can be used to relax with family. The layout of this room is very simple. The living room, family room and dining room are placed into one zone without dividing walls, thus creating a broad impression. Whereas for the 2nd floor there is a void whose function is not only seen from an aesthetic point of view, but is used to regulate air circulation so that the temperature in the room remains cool and not hot. In addition, there is also a room that functions as a large family room. This aims to create a broad view in the house. But for private spaces such as bathrooms and bedrooms are still separated in separate rooms.

This house is designed in a minimalist home style, according to the request of the client. Where the characteristics of a minimalist house form are very simple, only in simple form and a square facade game. The design of Mr. Kunto’s house is only in a square shape with the addition of bold geometric elements to the building’s facade. The roof of this building is not triangular, but a flat roof with a slope of ± 5˚-10 ˚. The roof uses spandex material with a hollow steel structure, aluminum foil, and roof cover. Spandex material was chosen because this type has resistance to fire, earthquake resistance, light weight, corrosion resistance, termite resistance and is environmentally friendly.

For doors and windows using wood material. The window design in this house is dominantly large and wide, this is so that air and sunlight can easily enter the house and air circulation in the house can be better. That way, the humidity level in the house will always be maintained and natural lighting can also provide added value aesthetically.

The choice of colors on the building facades tends to be warm colors, according to the client’s wishes. The dominant building façade is light brown or beige. The detailing on the exterior of the building is only simple, namely a clear line without any decorations that are visible on the balcony. The dominant beige color on the facade from the use of granite material. Apart from granite material, there are also elements of natural stone gray in color on the facade, giving a contrasting impression with the granite material.