Pada kesempatan kali ini kami mendapat project design fasad yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Masjid ini berlokasi di lahan seluas ± 2100 m2 dengan luas banguan seluas ± 1000 m2 yang terdiri dari 4 lantai termasuk basement. Masjid ini memiliki beberapa ruang diantaranya selasar, ruang sholat, tempat wudhu wanita, tempat wudhu pria, km/wc wanita, km/wc pria, loker pria dan wanita, gudang, ruang panel, ruang VIP, ruang takmir, ruang imam, ruang marbot, dapur, serta plaza. Ruang sholat yang tersedia pun cukup luas, sekitar ± 480 m2 di setiap lantainya.Bangunan masjid berdiri dengan mengadopsi langgam arsitektur sunda dimana akan menggunakan motif atau ragam hias has sunda.
Masjid ini beratapkan cor dag beton dengan lapisan water proofing dan dilengkapi kubah dan atap yang mengadopsi dari atap rumah adat sunda, atap suhunan perahu kumerep yang berada di atas ruang sholat tepat di tengahnya. Selain itu terdapat juga menara yang berada di sebelah barat area depan masjid. Menara ini didesain dengan memadukan konsep modern dengan arsitektur sunda. Konsep sunda digunakan pada motif panel pada menara ynag menggunakan motif batik tarum dan tarawangan sebagai ornament ragam hias floral yang merupaka salah satu ragam hias khas Sunda.
Selain dari atap, konsep Sunda juga terlihat pada fasad bangunan yang menggunakan ornament batik yang sama seperti pada menara di beberapa sisi dinding fasad bangunan baik fasad depan, belakang maupun samping.
Selain itu dinding pembatas antara selasar dan ruang sholat juga menggunakan dinding berlapis kayu sehingga kesan tradisional tetap terasa. Selain itu untuk kenyaman ruang banyak digunakan bukaan berupa jendela untuk kenyamanan pencahayaan dan penghawaaan dalam ruang. Bangunan masjid ini menggunakan 4 tone wakna yakni, warna emas kecoklatan, putih, abu-abu, dan coklat.
Penggunaan warna-warna cerah dan mencolok dihindari untuk memperkuat konsep modern dalam bangunan sedengkan penggunaan warna emas dan coklat digunakan untuk memperkuan kesan tradisional dalam bangunan.
On this occasion, we got a facade design project located in Bandung, West Java. This mosque is located on an area of ± 2100 m2 with a building area of ± 1000 m2 consisting of 4 floors including the basement. This mosque has several rooms including a lobby, prayer room, women’s ablution place, men’s ablution place, women’s km/wc, male’s km/wc, male and female lockers, warehouse, panel room, VIP room, takmir room, imam room, marbot room. , kitchen, and plaza. The prayer room available is quite spacious, about ± 480 m2 on each floor. The mosque building stands by adopting the Sundanese architectural style which will use Sundanese motifs or decorations.
This mosque has a concrete roof with a water proofing layer and is equipped with a dome and a roof that adopts the roof of a traditional Sundanese house, the roof of the Suhunan Kumerep boat which is above the prayer room right in the middle. In addition, there is also a minaret located to the west of the front area of the mosque. This tower is designed by combining modern concepts with Sundanese architecture. The Sundanese concept is used in the panel motif on the tower which uses tarum and tarawangan batik motifs as floral ornaments which are one of the typical Sundanese decorations.
Apart from the roof, the Sundanese concept is also seen in the facade of the building which uses the same batik ornaments as the towers on several sides of the building’s facade, both front, back and side facades.
In addition, the dividing wall between the lobby and the prayer room also uses wood-covered walls so that the traditional impression is still felt. In addition, for the comfort of the room, many openings are used in the form of windows for comfortable lighting and ventilation in the room.
This mosque building uses 4 color tones, namely, brownish gold, white, gray, and brown.
The use of bright and flashy colors is avoided to strengthen the modern concept in the building, while the use of gold and brown colors is used to reinforce the traditional impression in the building.
