Rumah Bapak Najmi dengan Style Minimalis
Kali ini Arsigriya mendesain rumah 2 lantai split level milik Bapak Najmi yang berlokasi di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Rumah ini berdiri di atas lahan seluas ± 250m2. Lantai 1 memiliki luas ruangan ± 125m2 dengan kebutuhan ruang antara lain ruang tamu, ruang keluarga, garasi, kamar tidur anak, dapur, ruang makan, ruang keluarga dan kamar mandi. Sedangkan untuk lantai 2 hanya memiliki luas ruangan sekitar ± 27m2 dengan kebutuhan ruang antara lain kamar tidur utama dengan luas 14m2 dan kamar mandi dengan luas 4m2, serta balkon di depan kamar dengan ukuran yang cukup untuk bersantai sesuai dengan keinginan beliau.
Untuk penataan ruangan sendiri terbilang cukup sederhana. Dimana ruang tamu berada paling depan, lalu ruang keluarga, ruang makan, dapur dan mini pantry di letakan menjadi satu zona tanpa dinding penyekat dan pada area tersebut terdapat taman sebagai point of view. Sedangkan untuk lantai 2 ini termasuk dalam kategori split level, yaitu perbedaan tinggi antara ruang tengah dengan kamar tidur utama yg tidak begitu tinggi.
Rumah ini didesain dengan style rumah minimalis, sesuai permintaan dari klien. Dimana ciri khas bentuk rumah minimalis sangat sederhana, hanya berbentuk simple dan permainan fasad bentuk persegi. Desain rumah Bapak Najmi ini hanya berbentuk persegi dengan penambahan elemen geometris yang tegas pada fasad bangunan. Atap bangunan ini tidak berbentuk segitiga, melainkan atap datar dengan kemiringan ±5˚-10 ˚. Atap menggunakan material spandek dengan struktur besi hollow, alumunium foil, dan roof cover. Material spandek dipilih karena jenis ini memiliki daya tahan terhadap api, tahan gempa, ringan, tahan korosi, tahan rayap dan ramah lingkungan.
Untuk pintu dan jendela menggunakan material kayu. Desain jendela pada rumah ini dominan berukuran besar dan lebar, hal ini bertujuan agar udara dan sinar matahari dapat dengan mudah masuk kedalam rumah. Dengan begitu, tingkat kelembaban didalam rumah akan selalu terjaga dan pencahayaan alami juga mampu memberi penekanan dan nilai estetika lebih pada furnitur yang terpapar cahaya.
Mr. Najmi’s House with a Minimalist Style
This time, Arsigriya designed a 2-storey split level house owned by Mr. Najmi, located in Tanjung Selor, North Kalimantan. This house stands on an area of ± 250m2. The 1st floor has a room area of ± 125m2 with space requirements including living room, family room, garage, children’s bedroom, kitchen, dining room, family room and bathroom. Whereas the 2nd floor only has a room area of approximately ± 27m2 with space requirements including a main bedroom with an area of 14m2 and a bathroom with an area of 4m2, as well as a balcony in front of the room with sufficient size to relax according to his wishes.
For the arrangement of the room itself is quite simple. Where the living room is at the very front, then the family room, dining room, kitchen and mini pantry are placed into one zone without dividing walls and in that area there is a garden as a point of view. Whereas for the 2nd floor it is included in the split level category, namely the difference in height between the living room and the main bedroom which is not so high.
This house is designed in a minimalist style, according to the client’s request. Where the characteristic of a minimalist house is very simple, only in a simple form and playing with a square facade. The design of Mr. Najmi’s house is only a square shape with the addition of bold geometric elements to the building’s facade. The roof of this building is not triangular in shape, but a flat roof with a slope of ±5˚-10˚. The roof uses spandex material with a hollow iron structure, aluminum foil and a roof cover. Spandex material was chosen because this type has fire resistance, earthquake resistance, light weight, corrosion resistance, termite resistance and is environmentally friendly.
For doors and windows use wood material. The window design in this house is dominantly large and wide, this is so that air and sunlight can easily enter the house. That way, the humidity level in the house will always be maintained and natural lighting can also give more emphasis and aesthetic value to furniture that is exposed to light.
