Saat ini kafe tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga menjadi tempat kerja yang nyaman dan produktif. Arsigriya Arsitek menjawab kebutuhan ini dengan merancang interior kafe mini co-working space 2 lantai di lahan terbatas milik Bapak Seto di Kasihan, Bantul, Yogyakarta.Luas lahan yang hanya 26 m² menjadi tantangan tersendiri, namun tim Arsigriya berhasil menciptakan ruang yang multifungsi dan estetis. Desain interior kafe ini mengusung gaya minimalis modern yang mengedepankan kesederhanaan, fungsi, dan efisiensi ruang.
Pada lantai 1, pengunjung akan disambut oleh area kafe yang hangat dan nyaman. Warna putih mendominasi ruangan, memberikan kesan bersih dan lapang. Jendela-jendela besar memungkinkan cahaya alami masuk, menciptakan suasana yang terang dan menyenangkan. Area tempat duduk ditata sedemikian rupa untuk memaksimalkan ruang yang ada. Meja-meja kecil dan kursi-kursi minimalis memberikan fleksibilitas bagi pengunjung yang ingin bekerja sendiri maupun berkelompok. Sebuah meja panjang juga disediakan untuk mereka yang ingin bekerja secara kolaboratif.
Sedangkan pada lantai 2, pengunjung akan menemukan tempat kerja yang lebih tenang dan fokus. Ruangan ini dilengkapi dengan meja-meja individual dan kursi-kursi yang nyaman untuk bekerja dalam waktu lama. Pencahayaan yang baik memastikan produktivitas pengunjung tetap terjaga. Salah satu elemen desain interior yang menarik perhatian adalah tangga yang menghubungkan kedua lantai. Tangga ini tidak hanya berfungsi sebagai akses, tetapi juga menjadi focal point ruangan. Desainnya yang unik dan modern memberikan sentuhan estetika yang menarik.
Dengan gaya minimalis modern, Arsigriya Arsitek mampu menciptakan ruang yang tidak hanya indah, tetapi juga nyaman dan produktif. Kafe ini menjadi tempat yang ideal bagi para mahasiswa, pekerja lepas, atau siapa saja yang ingin mencari suasana baru untuk bekerja atau bersantai.
