Rumah Tinggal 1 Lantai Modern Klasik – Bapak Opi Yogyakarta
Rumah Tinggal 1 Lantai Modern Klasik – Bapak Opi Yogyakarta
Arsigriya Arsitek_Arsitek Yogyakarta_Desain Rumah 1 Lantai Modern Klasik_Bapak Opi_1

Desain Rumah Modern Klasik 1 Lantai di Bantul

Arsigriya Arsitek_Arsitek Yogyakarta_Desain Rumah 1 Lantai Modern Klasik_Bapak Opi_2
Arsigriya Arsitek_Arsitek Yogyakarta_Desain Rumah 1 Lantai Modern Klasik_Bapak Opi_3
Arsigriya Arsitek_Arsitek Yogyakarta_Desain Rumah 1 Lantai Modern Klasik_Bapak Opi_4

Konsep dan Lokasi Rumah

Arsigriya mendapatkan proyek desain rumah tinggal 1 lantai di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hunian ini mengusung konsep modern klasik pada lahan kosong berukuran 9 m x 18 m. Orientasi bangunan menghadap ke arah Timur.

Dalam proses perencanaannya, pencahayaan dan penghawaan alami menjadi perhatian utama. Namun, bentuk lahan yang memanjang membuat penataan ruang menjadi lebih menantang. Oleh karena itu, setiap ruangan dirancang agar tetap memperoleh akses terhadap cahaya dan udara alami.

Arsigriya Arsitek_Arsitek Yogyakarta_Desain Rumah 1 Lantai Modern Klasik_Bapak Opi_5
Arsigriya Arsitek_Arsitek Yogyakarta_Desain Rumah 1 Lantai Modern Klasik_Bapak Opi_6

Innercourt sebagai Area Terbuka

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Arsigriya menghadirkan innercourt di tengah hunian. Taman berukuran 3 m x 2 m ini berfungsi sebagai area terbuka hijau sekaligus sumber cahaya alami bagi bagian dalam rumah. Bukaan yang mengelilingi innercourt turut mendukung sirkulasi udara secara alami. Dengan demikian, suasana hunian terasa lebih terang, sejuk, dan segar. Area ini juga dapat dimanfaatkan untuk berkebun maupun bersantai bersama keluarga. Meskipun berukuran terbatas, innercourt memberikan manfaat bagi kenyamanan penghuni. Kehadirannya juga menciptakan hubungan yang lebih dekat antara ruang dalam dan area terbuka.

Arsigriya Arsitek_Arsitek Yogyakarta_Desain Rumah 1 Lantai Modern Klasik_Bapak Opi_7
Arsigriya Arsitek_Arsitek Yogyakarta_Desain Rumah 1 Lantai Modern Klasik_Bapak Opi_8

Pembagian Ruang Rumah

Secara keseluruhan, luas bangunan mencapai sekitar 120 m². Teras berukuran 3 m x 1,5 m berada di bagian depan sebagai area transisi menuju rumah. Ruang tamu berukuran 3 m x 3 m terletak di sebelah teras dan menjadi area untuk menerima tamu.

Sebuah dinding sekat memisahkan ruang tamu dari area dalam sehingga privasi penghuni tetap terjaga. Selanjutnya, ruang keluarga menyatu dengan ruang makan untuk menciptakan area bersama yang lebih luas dan fleksibel.

Kebutuhan ibadah penghuni dipenuhi melalui sebuah musholla kecil. Tiga kamar tidur anak masing-masing memiliki ukuran 3,5 m x 3 m. Sementara itu, kamar utama berukuran 4 m x 4,5 m dan dilengkapi kamar mandi dalam.

Area belakang dilengkapi dapur berukuran 3,5 m x 2 m serta ruang cuci berukuran 2 m x 2 m. Sisa lahan di bagian depan dan belakang dapat dimanfaatkan sebagai taman. Keberadaan ruang terbuka tersebut membantu menciptakan suasana yang lebih asri sekaligus mendukung pencahayaan dan penghawaan alami.

Fasad Modern Klasik

Karakter modern klasik terlihat kuat pada tampilan depan bangunan. Profil dinding pada fasad memberikan sentuhan klasik yang elegan, sedangkan atap limasan memperkuat karakter arsitekturnya.

Penggunaan genteng beton flat berwarna hitam menghadirkan nuansa modern. Kusen pintu dan jendela berwarna hitam pekat juga memberikan kesan tegas pada tampilan fasad.

Bukaan yang tinggi dan lebar membantu memasukkan cahaya alami ke dalam rumah. Perpaduan warna putih, abu-abu, dan hitam kemudian menghasilkan tampilan monokrom yang elegan.

Hasil akhirnya menghadirkan rumah dengan karakter bersih, timeless, dan berkelas. Di sisi lain, penataan ruang tetap mengutamakan kenyamanan serta kebutuhan keluarga. Innercourt pun menjadi salah satu elemen penting yang mendukung terciptanya hunian terang, sejuk, dan nyaman.