Mirroring House Bu Rita
Pada kesempatan kali ini kami dipercaya untuk mendesain rumah tinggal milik Ibu Rita yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta. Lokasi tapak pada proyek ini berada di kompek perumahan yang juga berdekatan dengan area perkampungan kota. Luas lahan 277 meter persegi dengan kondisi eksisting merupakan lahan kosong dengan lebar 11.1 meter pada area depan dan lebar 9.35 meter pada area belakang serta memiliki panjang 27 meter. Pada luasan tersebut nantinya akan dibagi menjadi 2 rumah dengan konsep mirroring (duplex house) dengan tata ruang dan tampilan fasad yang sama.
Hal pertama yang menjadi arahan klien ketika berdiskusikan dengan kami yaitu menginginkan 2 rumah dengan konsep mirroring, rumah ini nantinya memiliki 2 lantai dengan kebutuhan ruang meliputi, lantai 1: ruang keluarga, ruang makan, dapur, ruang tidur tamu, dan kamar mandi tamu. Kemudian beranjak ke lantai 2 terdapat 2 kamar tidur yang masing-masing memiliki kamar mandi dalam serta balkon, kemudian terdapat ruang keluarga yang dapat digunakan menjadi ruang belajar atau ruang kerja serta terdapat ruang cuci jemur. Kemudian klien juga menginginkan carpot yang dapat menampung 2 mobil, hal tersebut dipertimbangkan karena keamanan dan menghindari mobil terparkir di jalan komplek yang akan menggangu mobilitas. Hal tersebut kami respon dengan siteback bangunan 10 meter dari jalan yang dapat menampung 1 mobil panjang dan 1 mobil berukuran sedang.
Sirkulasi menuju bangunan akan melewati pintu pagar pada area carport, terdapat area taman kecil yang memanjang sampai dengan trap menuju pintu utama pada bangunan. Leveling 0 pada lantai berketinggian 90 cm dari jalan sehingga carport memiliki bidang permukaan yang miring dengan kemiringan 2 derajat, hal tersebut respon untuk meminimalisir banjir ketika curah hujan yang cukup lebat yang mana kondisi lahan juga sedikit berkontur. Area pagar terdapat “box” untuk pembuangan sampah yang diisi dengan elemen vegetasi tanaman lantana dan terdapat pohon kamboja agar area pagar memiliki kesan rapi dan tertata.
Memasuki area bangunan terdapat trap tangga dengan finishing lantai tegel kunci kemudian bertemu pintu utama berengsel pivot dengan ukuran 90x240cm. Masuk ke area bangunan akan melewati lorong kecil yang akan bertemu dengan ruangan yang luas berkonsep open plan meliputi ruang keluarga, ruang makan dan dapur dengan view taman belakang. Klien menginginkan setiap sudut ruang harus memiliki fungsi, maka area bawah tangga difungsikan sebagai kamar mandi tamu berukuran 1×2.5 meter. Sisa dari ruang bawah tangga tersebut difungsikan menjadi area penyimpanan. Terdapat skylight pada area tangga yang difungsikan untuk memasukan cahaya alami ke area tangga dan area ruang kerja/ruang belajar pada lantai 2. pada lantai 2 terdapat 2 kamar yang diletakan di depan dan belakang, masing-masing kamar memiliki kamar mandi dalam dan balkon dengan arah hadap view keluar. Kemudian di sebelah kamar belakang terdapat ruang kecil memanjang yang merupakan ruang cuci dan jemur. Diatas ruang cuci jemur terdapat atap dak untuk meletakan tandon air. Diatas area jemur terdapat man hole beratap transparan yang dapat dibuka tutup untuk mengakses area tandon ketika maintenance.
Fasad pada bangunan ini memiliki beberapa unsur material, meliputi cat dominan warna putih, acian berwarna natural, warna hitam pada elemen besi, elemen kayu dan elemen vegetasi. Pada lantai 1 mengkombinasikan warna monocrhome dengan warna kayu pada kisi-kisi kanopi. Diantara 2 rumah terdapat pagar semi transparan dari material besi expaded dengan rangka hollow dan terdapat box planter untuk tanaman lantana. Unsur material pada lantai 2 merupakan repetisi dari lantai 1 dengan kombinasi warna monochrome dengan unsur kayu. Unsur kisi-kisi kayu pada lantai 2 membentuk frame seolah membungkus area balkon. Railing pada area balkon kombinasi boxplanter dari pasangan bata dan railing plat besi vertikal yang di custom dengan dudukan pot untuk tanaman lee kwan yew. Dari beberapa kombinasi elemen material tersebut dimaksudkan agar tampilan dari fasad bangunan akan terkesan bersih dan natural.
Miss Rita’s Mirroring House
On this occasion, we were trusted to design Mrs. Rita’s house, which is located in Sleman, Yogyakarta. The location of the site on this project is in a residential complex which is also close to the urban village area. Land area of 277 square meters with existing conditions is vacant land with a width of 11.1 meters in the front area and 9.35 meters wide in the back area and has a length of 27 meters. This area will later be divided into 2 houses with a mirroring concept (duplex house) with the same layout and facade appearance.
The first thing that becomes the client’s direction when discussing with us is wanting 2 houses with a mirroring concept, this house will have 2 floors with space requirements covering, 1st floor: living room, dining room, kitchen, guest bedroom, and guest bathroom. Then moving to the 2nd floor there are 2 bedrooms, each of which has an en suite bathroom and balcony, then there is a family room that can be used as a study or work room and there is a laundry room. Then the client also wants a carpot that can accommodate 2 cars, this is considered because of security and avoiding cars parked on complex roads which will interfere with mobility. We respond to this with a building siteback 10 meters from the road that can accommodate 1 long car and 1 medium-sized car.
Circulation to the building will pass through the gate in the carport area, there is a small garden area that extends up to the trap leading to the main door in the building. Leveling 0 on the floor at a height of 90 cm from the road so that the carport has a sloping surface with a slope of 2 degrees, this responds to minimize flooding when the rainfall is quite heavy where the land conditions are also slightly contoured. The fence area has a “box” for waste disposal which is filled with elements of lantana plant vegetation and there are frangipani trees so that the fence area has a neat and organized impression.
Entering the building area there is a stair trap with a key finishing tile floor then meets the pivot hinged main door with a size of 90x240cm. Entering the building area you will pass through a small hallway which will meet a large room with an open plan concept including a family room, dining room and kitchen with a rear garden view. The client wanted every corner of the room to have a function, so the area under the stairs was used as a guest bathroom measuring 1 x 2.5 meters. The rest of the space under the stairs functioned as a storage area. There is a skylight in the stair area which is used to let in natural light into the stair area and the work/study area on the 2nd floor. On the 2nd floor there are 2 rooms which are placed in the front and back, each room has an en suite bathroom and a balcony facing facing outward view. Then next to the back room there is a small elongated room which is a washing and drying room. Above the laundry room there is no roof to put the water reservoir. Above the drying area there is a man hole with a transparent roof that can be opened and closed to access the reservoir area during maintenance.
The facade of this building has several material elements, including dominant white paint, natural colored coating, black color on iron elements, wood elements and vegetation elements. On the 1st floor, combining monochromatic colors with wood colors on the canopy grille. Between the 2 houses there is a semi-transparent fence of iron which is expanded with a hollow frame and there is a planter box for lantana plants. The materials on the 2nd floor are repetition of the 1st floor with a combination of monochrome colors and wood. The wooden lattice elements on the 2nd floor form a frame as if it were wrapping the balcony area. Railing in the balcony area is a combination of boxplanter made of masonry and custom vertical iron plate railing with pot holders for lee kwan yew plants. From several combinations of these material elements it is intended that the appearance of the building facade will appear clean and natural.
